Back to News

Tiga Negara Ini Lirik Investasi Transportasi di RI

Indonesia Buka Peluang Investasi Transportasi

 

TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah negara tertarik melakukan kerja sama dan investasi dalam bidang tranportasi dan logistik dengan Indonesia. Hal itu terlihat dalam pameran 4th Asia-Europe Meeting Transport Minister Meeting (ASEM TMM) yang berlangsung di Hotel Westin Nusa Dua Bali pada 26-27 September 2017.

"Malaysia, Pakistan dan Filipina yang tertarik untuk dapat mengenal lebih jauh dengan menjalin komunikasi dengan PT. LEN. Demikian halnya dengan Malaysia, Korea Selatan, Rusia, Singapura yang ingin melakukan pembicaraan lebih lanjut dengan INKA. Komunikasi awal juga terbangun oleh ASDP dengan Polandia,” ujar Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan Baitul Ihwan lewat rilis yang diterima Tempo, Kamis, 28 September 2017.

Tujuan pameran ASEM digelar agar para delegasi serta masyarakat mendapatkan informasi peluang kerja sama dan investasi terkini terkait pembangunan infrastruktur transportasi di negara Asia dan Eropa, khususnya Indonesia. Selain itu, pameran ini juga untuk memperkenalkan produk dan layanan bisnis sektor transportasi serta mewujudkan peluang baru melalui perluasan jaringan bisnis. "Pada pameran ini dipajang pula foto-foto infrastruktur transportasi di Indonesia dari Sabang sampai Merauke, baik darat, laut, udara maupun kereta api."

Baitul mengatakan target pengunjung dari kegiatan pameran ini adalah pembuat kebijakan (policy maker) yang hadi dalam acara. Dengan melihat dan mengunjungi pameran diharapkan meraka dapat berpikir untuk menanamkan modalnya, khususnya di Indonesia.

Adapun peserta pameran adalah dari dalam dan luar negeri, delegasi ASEM TMM ke 4. Peserta dari dalam negeri yakni Kementerian Perhubungan, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Dinas Pariwisata Provinsi Bali, PT Angkasa Pura I, PT ANgkasa Pura II, PT Airnav Indonesia, PT Garuda Indonesia, PT Pelabuhan Indonesia I, PT Pelabuhan Indonesia II, PT Pelabuhan Indonesia III, PT Pelabuhan Indonesia IV, PT LEN Industri, PT Pindad, PT INKA, DPP ALFI, DPP INSA, KADIN, Mandiri Sekuritas, Bahana Sekuritas, PT SMI, Danareksa Sekuritas dan PT ASDP Indonesia Ferry.

Sedangkan peserta dari luar negeri yaitu Uni Eropa (Eurocham), Jepang (Japan Consortium, JARTS, Komatsu Ltd, Metropolitan Expresswat Company Limited), Rusia (RT – Invest Transport System Limited Liability Company), Inda (GVK Services Indonesia, Polandia (Mars Shipyards & Offshore) dan Italia.

Peserta pameran yang berasal dari PT Indutri Kereta Api (INKA) Cholik Muhammad mengatakan sudah ada negara yang berminat terhadap produk yang ditawarkan INKA. Menurutnya, Malaysia sudah menunjukan perhatian khusus yang ditunjukkan terhadap INKA. “Kemarin dari Kementerian Transportasi Malaysia berencana akan ke Madiun untuk menindaklanjuti kereta api Malaysia, termasuk maintenance dan suku cadang," katanya.

Menurutnya, Malaysia tertarik karena telah melihat ekspor PT INKA ke Bangladesh maupun ke beberapa negara seperti Thailand Singapura dan Australia, sehingga mereka akan mencoba untuk menjajaki. "Perhitungan jarak yang dekat dengan Indonesia menjadi pertimbangan mereka karena akan lebih ekonomis dan lebih efisien untuk membeli produk-produk PT. INKA,” kata Cholik

 

Oleh : Dewi Rina Cahyani

Source: https://bisnis.tempo.co/read/1020633/tiga-negara-ini-lirik-investasi-transportasi-di-ri





29 Sep 2017



Back to News