Back to News

APLog Gandeng Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Gelar Sosialisasi Narkotika dan Lartas

Sosialisasi Narkotika dan Barang larangan dan pembatasan (Lartas) yang digelar PT Angkasa Pura Logistics bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) pada Jumat (24/11/2017)

 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Presiden RI Joko Widodo yang nyatakan Indonesia darurat narkoba dan berperang melawan narkoba di Indonesia. Serta penyalahgunaan barang terlarang tersebut kian mengancam negeri ini sangat hebat.

Apa yang bisa dilakukan oleh PT. Angkasa Pura Logistik (APLog) menanggapi darurat narkoba di Indonesia? Mengacu pada Peraturan Menteri No 53 Tahun 2017 tentang pemeriksaan barang, cargo dan pos, serta rantai pasok (supply chain) yang diangkut dengan pesawat udara.

Harus melalui pemeriksaan terlebih dahulu.

Menanggapi pernyataan Presiden Jokowi dan PM No 53 Tahun 2017 tersebut, pihak APLog menggelar kegiatan Sosialisasi Narkotika dan Barang larangan dan pembatasan (Lartas) yang digelar PT Angkasa Pura Logistik bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) pada Jumat (24/11) beberapa hari lalu. Bali mendapat giliran menyelenggarakan agenda tersebut, di Quest San Hotel Denpasar.

–– ADVERTISEMENT ––

Director Cargo Terminals and Regulated Agents PT Angkasa Pura Logistik, Ahmad Munir didampingi Senior Advisor Tonny Soenanto dan Kepala PT Angkasa Pura Logistik Cabang Bali, Ida Bagus Agung Mandala menjelaskan, sebagai salah satu anak perusahan dari PT Angkasa Pura Airport yang memiliki tugas penting mengawasi dan mengamankan barang kargo maka sudah sepatutnya, peningkatan pengamanan terus dilakukan agar barang-barang terlarang terutama Narkotika tidak bisa lolos dari pemeriksaan kami.

 “Dengan kerjasama bersama Bea Cukai ini kita harapkan kita bisa ikut berperan aktif di dalam membantu aparat pemerintah yang terkait didalam penanggulangan dan pencegahan Narkotika. Jika Narkotika lolos melalui kargo bisa satu provinsi, bisa satu bangsa ini hancur karena Narkotika,” ujar Ahmad Munir.

Guna mencegah Narkotika dan barang Lartas lolos selain melakukan sosialisasi pelatihan tersebut, pihak AP Log juga mendatangkan mesin X-Ray terbaru, tercanggih, dan termodern saat ini.

Yakni mesin X-Ray double view. X-Ray tersebut pun sudah dimiliki AP Log Cabang Bali, Surabaya dan Balikpapan.

“Akan datang lagi X-Ray yang akan kita tempatkan di cabang AP Log lainnya. Dan kedepan seluruh cabang AP Log akan memiliki X-Ray terbaru tersebut,” tambahnya.

Kepala PT Angkasa Pura Logistik Cabang Bali, Ida Bagus Agung Mandala mengatakan peserta kegiatan kali ini diikuti sebanyak 45 peserta selama dua hari dari tanggal 23 sampai 24 November 2017.

Diikuti dari petugas PT Angkasa Pura Logistik Bali dan Angkasa Pura I I Airport, Lombok, Kupang, Ambon, Biak, dan Otoritas Bandara Wilayah IV. Selain teori peserta juga diberikan praktik yang dilakukan di Bali Logistic Park.

 Ia menambahkan gedung Cargo Terminals and Regulated Agents APLog Cabang Bali yang lama akan dipindahkan ke gedung baru yang kami sebut Bali Logistic Park. “Ini adalah suatu penyempurnaan kami terhadap pelayanan pengguna kargo dari sebelumnya,” ucapnya. (*)

 

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber : http://bali.tribunnews.com/2017/11/28/pt-angkasa-pura-gandeng-direktorat-jenderal-bea-dan-cukai-gelar-sosialisasi-narkotika-dan-lartas

 



28 Nov 2017



Back to News